CALLING : More Than Just A Dream
Misalnya, misi Anda ke Semarang adalah bertemu dengan orang tua. Dengan adanya sebuah misi, Anda akan fokus dan mengerahkan semua yang Anda miliki agar dapat tiba di Semarang. Semua kesulitan misalnya kemacetan atau hujan tidak akan dapat menghentikan Anda. Bayangkan, jika Anda melakukan perjalanan menuju kota Semarang tanpa misi yang jelas. Apa yang akan terjadi? Sedikit saja kemacetan akan membuat Anda ingin memutar balik kendaraan dan kembali ke Jakarta. Kerusakan mobil akan membuat Anda berpikir ulang untuk melanjutkan perjalanan. Atau mungkin Anda tetap tiba di Semarang, tetapi Anda tidak memiliki semangat karena Anda tidak tahu, tujuan Anda pergi ke Semarang untuk apa? Sama seperti perjalanan hidup manusia. Ia juga memiliki awal dan akhir. Diawali dengan kelahiran dan diakhiri dengan kematian. Yang membuat hidup kita menjalani hidup dengan berbeda adalah misi atau calling (panggilan).Ada panggilan yang harus dilakukan. Perjalanan akan menjadi menyenangkan dan bermakna ketika kita melakukan apa yang seharusnya kita lakukan sesuai panggilan kita. Cara hidup orang yang menghidupi panggilan tentu berbeda dengan orang pada umumnya. Seorang karyawan akan bekerja dengan penuh semangat. Seorang atasan mendidik bawahannya dengan penuh kesabaran. Seorang ibu rumah tangga melayani keluarganya dengan penuh cinta kasih. Seorang anak menghormati dan menghargai orang tuanya. Tuhan memberikan panggilan kepada setiap manusia dan panggilan setiap orangnya pun berbeda-beda. Tugas kita adalah menemukan panggilan yang Tuhan berikan dan menunaikannya. Hanya dengan cara itulah perjalanan hidup kita akan menyenangkan, penuh makna, dan dianggap berhasil.
Apa panggilan hidupmu? Apakah Anda sudah menemukannya?
|